Yang
terhormat, Bapak/Ibu dosen, serta rekan- rekan Mahasiswa yang saya cintai dan
banggakan.
Selamat
pagi dan salam sejahtera bagi kita semua
Pertama, puji dan syukur ke
hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat karunia dan rahmatnya kita dapat
berkumpul bersama di tempat yang sederhana dan dalam keadaan sehat wal afiat
tanpa kekurangan suatu apa pun.
Hadirin yang berbahagia,
Sekarang ini kita hidup di zaman yang
serba canggih, zaman dimana kemewahan sudah bukan lagi menjadi barang langka
tetapi sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup. Orang-orang lebih cenderung
bergaya hidup konsumtif, tidak lagi memikirkan asset untuk kehidupan yang akan
datang, tetapi hanya mengutamakan kemewahan saja. Perubahan gaya hidup modern
seperti saat ini mungkin bisa disikapi dengan mudah oleh sebagian orang yang
mampu dan berkecukupan, namun bagaimana dengan orang-orang yang berada di bawah
garis kemiskinan apakah mereka mampu menghadapi zaman seperti sekarang ini?
Tentu tidak bukan?
Dari pernyataan yang baru saja saya
sampaikan, tentunya kita dapat mengambil pelajaran bahwa terdapat penyimpangan
atau masalah yang menjadi efek samping dari zaman modern ini, yaitu masalah
ekonomi. Berbicara masalah ekonomi, tentu rekan-rekan harus tau apa sih ekonomi
itu?
Ekonomi
ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara, begitulah
ungkapan dari seorang pakar ekonomi dunia Adam
Smith. Tanpa ekonomi sebuah negara tidak akan berdiri dan tidak akan
berkembang, karena ekonomilah yang bisa memenuhi kebutuhan negara, baik
itu untuk rakyat ataupun pemerintah yang bergerak sebagai tempat dan alat
tumbuhnya ekonomi itu sendiri.
Di era zaman modern saat ini,
masalah ekonomi menjadi masalah yang paling utama, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi melontarkan lima
fakta yang menurut dia bisa menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia yang sangat
mengenaskan. Salah salah satunya adalah ada 50 juta orang Indonesia yang
diidentifikasi sebagai anggota kelas konsumen. Mereka adalah orang-orang yang
memiliki daya beli hingga Rp 20 juta per bulan untuk segala macam kebutuhan
hidup, seperti makanan, minuman, dan barang-barang fashion. Cukup jelas bukan,
bagaimana kondisi eko nomi kita akan membaik, jika orang Indonesia sendiri tak
dapat mengatur uang dengan baik. Dari fakta tersebut, lalu timbul lah
satu pertanyaan, apa yang harusnya dilakukan oleh masyarakat guna mengatasi
masalah ekonomi tersebut?
Hadirin yang
saya banggakan,
Ada beberapa cara atau tips yang
dapat dilakukan dalam mengahadapi gempuran ekonomi pada zaman modern ini, diantaranya
adalah;
Pertama, meminimalisir pengeluaran.
Maksudnya adalah kita harus melakukan upaya pengurangan pengeluaran
pembelanjaan. Dalam melakukan pembelanjaan hendaknya kita menjadi orang yang
selektif yaitu memilih dan memilah mana kebutuhan yang memang mendasar dan
diperlukan saat itu, jangan melakukan pembelian dalam jumlah banyak atau
membeli barang yang bukan bersifat pokok sedangkan barang yang kita beli
tersebut sebenarnya belum diperlukan saat itu. Lebih baik uang sisa belanja
ditabungkan terlebih dahulu.
Kemudian cara atau tips yang kedua
ialah berwirausaha. Salah satu penyebab kemiskinan di Indonesia adalah kurang
pendapatan dan tingginya angka kebutuhan hali ini bisa di atasi dengan cara
berwirausaha. Contohnya seorang yang menjadi buruh dengan upah RP. 30.000 dalam
satu hari, kemudian upahnya tersebut disisihkan sebagian untuk modal usaha
membuat warung sederhana di rumahnya, jika usahanya sudah berjalan dia akan
memiliki dua sumber pendapatan yaitu dari upahnya menjadi buruh dan laba dari
usaha warungnya tersebut.
Hadirin yang saya hormati
Cara atau tips yang terakhir adalah
investasi. Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama sering kali mengutarakan “If you want to know how
valuable money, try investing” artinya jika
anda ingin tahu betapa berharganya uang, cobalah berinvestasi. Investasi
merupakan hal yang sangat penting pada zaman modern ini, karena harga-harga
semakin hari semakin tinggi, sedangkan nilai uang semakin hari semakin rendah.
Untuk mengatasi masalah ini kita bisa melakukan investasi. Uang yang selama ini
kita tabung bisa kita belikan barang-barang yang bernilai investasi seperti
emas, karena nilai barang tersebut selalu meningkat dan mudah dalam menjualnya.
Jadi, nilai uang yang terdapat dalam barang tersebut akan semakin meningkat
dari hari kehari.
Hadirin yang saya hormati.
Sekian sedikit pengetahuan yang
dapat saya sampaikan. Semoga ini semua bermanfaat khususnya bagi diri saya
sendiri dan umumnya untuk semuanya. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih
banyak atas perhatiannya dan mohon maaaf apabila terdapat kata-kata yang salah
dan kurang berkenan di hati hadirin sekalian, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan
dan kesalahan semata-mata datangnya dari diri saya pribadi.
Sekian dan terima kasih.